Ratusan Legioner Cilik Flores –Lembata Bersatu dalam Semangat dan Bangga jadi Anak Maria

Ratusan Legioner Cilik Flores –Lembata Bersatu dalam Semangat dan Bangga jadi Anak Maria
shere Sekarang ya?

Maumere, 26 Juni 2026 – Suasana penuh sukacita dan persaudaraan mewarnai hari pertama pelaksanaan Temu Felites I Regia Maria Bunda Kristus Maumere yang berlangsung di Bukit Kemuliaan Rumah Retret JDS Kaliwajo–Lekebai. Kegiatan yang diselenggarakan selama tiga hari, 26–28 Juni 2026, ini mempertemukan ratusan Felites (Legioner Cilik) dari berbagai Komisium dan Kuria di wilayah Flores dan Lembata dalam semangat persaudaraan dengan mengusung tema “Bangga Jadi Anak Maria.

Temu Felites ini menjadi tonggak bersejarah dalam pembinaan anak-anak Legio Maria di wilayah Regia Maria Bunda Kristus Maumere. Selama tiga hari, para peserta akan dibina melalui kehidupan doa, pendalaman iman, persaudaraan, serta berbagai kegiatan edukatif yang bertujuan membentuk karakter mereka sebagai anak-anak Maria yang mencintai Kristus dan Gereja

Rangkaian kegiatan diawali dengan prosesi penyambutan adat Huler Wair, sebuah tradisi khas masyarakat Sikka sebagai simbol penghormatan dan penerimaan kepada para tamu. Iringan tarian adat, pengalungan selendang, serta penghantaran menuju lokasi kegiatan menciptakan suasana hangat yang mencerminkan kekayaan budaya Flores sekaligus semangat kekeluargaan masyarakat setempat.

Acara pembukaan dihadiri oleh berbagai unsur pemerintah, Gereja, dan masyarakat. Hadir mewakili Bupati Sikka, Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Sikka, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sikka, pemerintah desa, para tetua adat dan tokoh masyarakat Aebubu, para imam dan pemimpin rohani, para pendamping, Legioner Muda, serta seluruh peserta Temu Felites I.

Sebelum memasuki rangkaian acara resmi, seluruh peserta bersama-sama mendaraskan Doa Tessera, doa khas Legio Maria sebagai ungkapan penyerahan diri kepada Tuhan melalui perantaraan Bunda Maria.

Pembukaan kegiatan dilanjutkan dengan Perayaan Ekaristi yang dipimpin oleh Vikaris Jenderal Keuskupan Maumere sekaligus Pemimpin Rohani Regia Maria Bunda Kristus Maumere, RP. Stefanus F. Buyung, O.Carm. Dalam homilinya, beliau mengajak seluruh Felites untuk semakin mencintai Yesus melalui teladan Bunda Maria serta bertumbuh menjadi anak-anak yang rajin berdoa, taat kepada orang tua dan Gereja, serta berani menjadi saksi Kristus sejak usia dini.

Memasuki sesi pembukaan, suasana semakin meriah ketika seluruh peserta menyanyikan Theme Song Temu Felites I, “Bahagia Jadi Legioner Katolik,” dengan penuh semangat. Lagu tersebut menjadi simbol sukacita sekaligus mempererat rasa persaudaraan di antara para Legioner Cilik yang berasal dari berbagai keuskupan.

Dalam laporannya, Ketua Panitia menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya Temu Felites I yang berhasil mempertemukan anak-anak Legio Maria dari berbagai Komisium dan Kuria di daratan Flores dan Lembata. Ia menjelaskan bahwa Felites merupakan Legioner Cilik pada jenjang Sekolah Dasar yang dibina dalam semangat doa, disiplin, pelayanan, dan persaudaraan sebagai generasi penerus Legio Maria sekaligus kader Gereja.

“Di tengah perkembangan zaman yang semakin kompleks, anak-anak membutuhkan ruang pembinaan yang mampu membentuk karakter, memperkuat iman, dan menanamkan identitas sebagai murid Kristus. Menjadi Anak Maria bukan sekadar sebuah sebutan, tetapi sebuah panggilan untuk hidup dalam doa, kasih, keberanian, dan kesetiaan mengikuti Yesus,” ungkap Ketua Panitia.

Sementara itu, Ketua Regia Maria Bunda Kristus Maumere mengajak seluruh peserta mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan penuh sukacita, disiplin, dan semangat persaudaraan sehingga pengalaman yang diperoleh selama Temu Felites dapat menjadi bekal dalam kehidupan sehari-hari, baik di keluarga, sekolah, maupun lingkungan Gereja.

Dalam sambutannya, Pemimpin Rohani Regia Maria Bunda Kristus Maumere menjelaskan bahwa Temu Felites merupakan salah satu rekomendasi penting yang dihasilkan dalam Temu Legioner Muda Regia pada tahun sebelumnya. Oleh karena itu, kegiatan ini diharapkan menjadi agenda pembinaan yang dilaksanakan secara berkala setiap tiga tahun sekali.

Beliau juga berharap, setelah pelaksanaan perdana di Maumere, seluruh Komisium mulai mempersiapkan diri bersama keuskupan masing-masing untuk menjadi tuan rumah penyelenggaraan Temu Felites berikutnya, sehingga semangat pembinaan anak-anak Legio Maria terus berkembang di seluruh wilayah Regia Maria Bunda Kristus Maumere.

Melalui Temu Felites I ini, Legio Maria kembali menegaskan komitmennya dalam membina generasi muda Gereja sejak usia dini. Dengan semangat “Bangga Jadi Anak Maria,” para Legioner Cilik diharapkan bertumbuh menjadi pribadi yang beriman, berkarakter, mencintai Gereja, serta siap menjadi rasul-rasul Kristus di tengah keluarga, sekolah, dan masyarakat. ***Tim Media Legioner