KUPANG, 9 Agustus 2026 — Konferensi Nasional (Konfernas) Senatus Kupang Legio Maria yang berlangsung pada Minggu (9/8/2026) menghasilkan sejumlah keputusan penting bagi pengembangan karya kerasulan dan tata kelola organisasi Legio Maria di wilayah Nusa Tenggara Timur.
Salah satu keputusan strategis yang dihasilkan dalam Konfernas tersebut adalah pembentukan Pra-Regia Flores Bagian Barat. Pra-Regia ini akan menjadi wadah koordinasi bagi delapan Komisium Legio Maria yang berada di wilayah Flores bagian barat dan sekitarnya.
Keputusan tersebut dinilai menjadi langkah penting dalam memperkuat koordinasi organisasi, pembinaan legioner, serta pelaksanaan karya kerasulan Legio Maria di tingkat wilayah. Dengan adanya Pra-Regia, komunikasi dan kerja sama antarkomisium diharapkan dapat berjalan lebih terarah, efektif, dan berkesinambungan.
Delapan Komisium Bergabung
Sebanyak delapan Komisium ditetapkan tergabung dalam Pra-Regia Flores Bagian Barat, yaitu:
- Komisium Stella Maris Labuan Bajo
- Komisium Ratu Damai Ruteng
- Komisium Bunda Penolong Abadi Borong
- Komisium Ratu Karmel Bajawa
- Komisium BSB Boawae
- Komisium Danga
- Komisium Maria Pertolongan Orang Kristen (MPOK) Ende
- Komisium RD Welamosa
Kehadiran delapan Komisium dalam satu wadah koordinasi diharapkan dapat memperkuat jejaring pelayanan dan mempererat persaudaraan di antara para legioner. Pra-Regia juga diharapkan mampu menjadi ruang bersama untuk melakukan koordinasi program, pembinaan rohani, evaluasi karya, serta pengembangan kehidupan Legio Maria di wilayah masing-masing.
Memperkuat Karya Kerasulan
Pembentukan Pra-Regia Flores Bagian Barat tidak hanya berkaitan dengan penataan struktur organisasi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat karya kerasulan Legio Maria di tengah kehidupan Gereja dan masyarakat.
Melalui koordinasi yang lebih terstruktur, setiap Komisium diharapkan dapat semakin aktif mendampingi Presidium dan Kuria yang berada dalam wilayah pelayanannya. Pembinaan legioner, kunjungan pastoral, pelayanan kepada umat, serta berbagai bentuk karya kerasulan diharapkan dapat terus dikembangkan sesuai kebutuhan Gereja dan masyarakat setempat.
Keputusan Konfernas Senatus Kupang ini sekaligus menjadi momentum untuk membangun semangat kebersamaan di antara para legioner. Perbedaan wilayah dan kondisi pastoral tidak menjadi penghalang, tetapi justru menjadi kekuatan untuk saling mendukung dalam menjalankan tugas kerasulan.
Momentum Baru bagi Legio Maria di Flores
Pembentukan Pra-Regia Flores Bagian Barat diharapkan membawa semangat baru bagi perkembangan Legio Maria di Flores. Delapan Komisium yang tergabung memiliki tanggung jawab bersama untuk menjaga semangat Legio Maria, memperkuat kehidupan rohani para anggotanya, dan menghadirkan karya nyata bagi Gereja.
Dengan tetap menempatkan Yesus Kristus sebagai pusat kehidupan dan pelayanan, serta menjadikan Bunda Maria sebagai teladan dalam iman, ketaatan, dan pelayanan, Pra-Regia Flores Bagian Barat diharapkan mampu menjadi kekuatan baru dalam karya evangelisasi.
Keputusan Konfernas Senatus Kupang pada 9 Agustus 2026 tersebut menjadi tonggak penting bagi perjalanan Legio Maria di Flores. Dari delapan Komisium yang tergabung, diharapkan lahir koordinasi yang semakin solid, kaderisasi yang berkelanjutan, serta karya kerasulan yang semakin nyata dan berdampak bagi kehidupan umat.
“Melalui Maria kepada Yesus, dalam semangat doa, persaudaraan, dan pelayanan.”

